Seorang anak tetap tidak boleh semena-mena menutup telinga terhadap apa yang dikatakan orangtua. Betapa pun buruknya orangtua Tuhan meminta kita tetap membuka kesempatan kepada orangtua. Anak-anak yang menghormati dan mentaati orangtuanya pasti menerima berkat. Persoalanya yang membuat anak-anak tidak menghormati orang tua diakibatkan oleh tindakan orang tua sendiri. Ada beberapa faktor yang akan dilihat dan dijadikan ukuran untuk menghormati orang tua yaitu:
Ketiga hal ini mutlak perlu dilihat oleh anak-anak, barulah anak-anak cenderung menghormati orang tua.
Tapi memang harus di akui, adakalanya orang tua bersifat atau bersikap kekanak-kanakan, tidak berarti sewaktu seseorang menjadi orangtua jiwa dan karakternya akan menjadi matang sesuai dengan usia dan tanggung jawabnya. Ada orang tua yang kekanak-kanakan, mempunyai kebutuhan yang bahkan lebih besar dari anak-anak mereka, contoh misalnya kebutuhan untuk disayangi seharusnya 'kan orang tua yang menyayangi anak, memberikan kepada anak kasih sayang. Tapi ada orang tua yang begitu tidak aman dengan dirinya, karena kemungkinan besar, masa lalunya sehingga dia menjadi orang tua yang akan memanipulasi anak untuk senantiasa menyayangi, mengutamakan dia.
Dalam keadaan seperti itu, dimana kondisi orang tua sudah sedemikian buruknya di mata anak itu, yang seharusnya dilakukan anak adalah:
Kita harus kembali pada Tuhan, orang yang sungguh-sungguh beriman tidak akan mengukur untung rugi dalam menghormati dan memperlakukan orang tua dengan baik. Bagaimanapun seorang anak akan cendrung melihat ke atas, melihat prilaku orang tuanya. Jika orangtua memperlakukan ayah ibunya dengan baik, maka seorang anakpun akan memperlakukan orangtunya dengan baik.
Sumber : sabda org, berbagai sumber, zf
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”